Wednesday, July 18, 2018

Memilih Desain Jendela

Mendesain Jendela - Jendela merupakan salah satu elemen paling wajib yang harus dimiliki pada setiap bangunan. Mau bangunan tersebut berupa rumah tinggal, pabrik, hotel, rumah sakit atau bangunan itu berukuran besar, kecil, atau sedang.

Pada saat membangun sebuah rumah, kita tidak terlalu memperhatikan desain jendela bahkan diabaikan dan terkesan asal-asalan. Padahal salah satu penentu dari kenyamanan sebuah bangunan itu sendiri adalah desain dan penempatan jendela.

Padahal dengan memilih jendela tepat, akan membuat desain rumah anda terlihat lebih berestetika dan sesuiai dengan desain interiornya. Selain itu juga jendela bisa disesuaikan dengan konsep-konsep rumah tinggal.

Memilih Desain Jendela

Ada banyak hal perlu diperhatikan dalam hal memilih desain jendela, yaitu memilih jendela sesuai dengan konsep gaya rumah itu sendiri, memilih jendela berdasarkan fungsi jendela (baca: fungsi jendela), desain bingkai jendela, jumah ventilasi yang diinginkan, sesuai dengan desain interiornya, sesuai dengan kebutuhan dan keinginan, arah matahari juga sangat perlu dierhatikan.

Penempatan jendela yang baik adalah dengan memperhatikan lokasi bangunan untuk menyesuaikan dengan arah matahari. Sinar matahari yang paling terang dan panas adalah di posisi sebelah barat. Karena matahari dari siang sampai tenggelam ke arah barat. Maka pada posisi barat inilah yang harus dihindari dengan memperbanyak jendela atau mendesain jendela yang lebar. Karena dengan banyaknya jendela dan jendela yang besar, maka banyak cahaya sinar matahari yang akan masuk ke dalam bangunan pada saat siang sampai sore hari yang menyebabkan efek panas dalam ruangan. Selain panas yang disebabkan banyaknya sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan, juga akan menyebabkan efek silau atau terlalu banyak sinar matahari yang masuk. Jika ingin menempatkan jendela yang banyak pada sisi barat untuk mengejar estetika, maka jendela didesain dengan memberikan penghalang atau kisi-kisi horizontal atau memberikan topi diatas jendela yang panjang. Atau bisa juga mendesain jendela pada fasad sebelah barat dengan membagi beberapa jendela yang kecil atau tidak lebar dengan kisi horizontal diantara jendela tersebut.
Untuk bagian yang harus diberi jendela yang lebar adalah pada sisi bangunan sebelah Utara-Selatan dan pada sebelah Timur dengan sedikit lebar. Kenapa Timur? Karena sinar matahari pagi sangat dibutuhkan dan tidak terlalu panas.
Selain dari faktor sinar matahari, penempatan dan desain jendela adalah dengan memperhatikan fungsi ruangan. Misalnya untuk ruang dapur yang membutuhkan cahaya yang banyak agar di area dapur tidak lembab dan juga mendapatkan cahaya alami yang cukup. Kamar tidur membutuhkan cahaya matahari pagi yang cukup. Sehingga pada sebelah timur dari kamar tidur diberikan jendela yang lumayan lebar dan juga penempatan kamar langsung terhubung dengan luar bangunan agar sirkulasi udara dan pencahayaan di kamar tidur sangat baik.
Selanjutnya adalah dengan memperhatikan pemandangan atau view yang indah dan sangat rugi jika view tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Jadi sebisa mungkin, ruangan santai ataupun kamar tidur mendapatkan pemandangan yang indah. Sehingga jendela yang menghadap pemandangan tersebut didesain dengan selebar mungkin agar pemandangan dapat disajikan secara utuh. Apalagi untuk desain villa atau desain resort yang memiliki pemandangan yang indah akan memiliki nilai Plus dan memiliki nilai jual yang tinggi. (sumber : arsitekperencana.com)


Memilih Desain Jendela

Selain jendela, ada alternatif lain dalam memilih pencahayaan alami yaitu penggunaan skylight. Skylight merupakan bagian dari elemen bangunan yang fungsinya sama dengan jendela. Biasanya penempatannya berada di atap dari sebuah bangunan.

No comments:

Post a Comment